Cara Memeriksa Koil Mobil Bekas

Cara Memeriksa Koil Mobil Bekas - Hello Bro and Sis Insurance and Tax Quality Used Car Digital Showroom, In the article you are reading this time with the title Cara Memeriksa Koil Mobil Bekas, We have prepared this article well for you to read and take information in it. hopefully the contents of the post Article Blog, what we write you can understand. Alright, happy reading.

Title : Cara Memeriksa Koil Mobil Bekas
link : Cara Memeriksa Koil Mobil Bekas

Read also


Cara Memeriksa Koil Mobil Bekas

Cara Memeriksa Koil Mobil Bekas



daihatsucirebon.net - Koil merupakan komponen system pengapian yang bekerja buat menaikkan tegangan listrik dari aki, supaya tegangan listrik jadi besar buat dialirkan ke busi. 


Penaikkan tegangan dari 12 volt jadi 18. 000 volt ini dicoba dengan prinsip induksi. Di mana ada 2 kumparan kawat, ialah lilitan primer serta lilitan sekunder dalam 1 wadah koil. Pada rangkaian tertentu dilengkapi dengan resistor yang dipasangkan di dalam unit koil tersebut, tetapi terdapat pula yang resistornya terpisah dari koil serta dipasangkan di luar koil. 


Buat koil yang memakai resistor di dalam koil, hingga terminalnya terdiri dari 3 kaki halte. Yang masing berkode‘+’( positif),‘-‘( negative), serta‘ B’( Baterai). Pada contoh pengecekan koil kali ini merupakan memakai koil berkaki halte 3 yang maksudnya resistor jadi 1 wadah di dalam koil. Buat pengecekan koil di dasar ini tertuju pada pengecekan koil yang digunakan pada mobil. Buat pengecekan koil sepeda motor hendak dibahas di lain peluang.

Langkah pengecekan koil:


1. Lepas kabel tegangan besar dari koil

2. Cek tahanan primer koil ataupun lilitan primer. Setel multitester ke posisi Ohm dengan dimensi x 1 ohm. Kemudian pasangkan kabel– kabel multi tester ke kutun (+) serta kutub negatir(-)

3. Tahanan koil primer( lilitan primer) dikala keadaan koil dingin: 1, 35– 2, 09 ohm. Sebaliknya dikala koil keadaan panas: 1, 71– 2, 46 ohm. Bila tahanan melebihi ataupun kurang dari syarat dimensi di atas, hingga lilitan primer tidak baik. Buat perbaikannya adalah beli coil baru. 
 
Pemeriksaan Koil Mobil

4. Periksa lilitan sekunder. Setel terlebih dahulu multitester ke x1 kilo ohm. Hubungkan kabel – kabel multitester ke terminal B dan terminal tegangan tinggi. Tahanan lilitan sekunder untuk kondisi dingin harus berkisar: 8,5 – 14,5 kilo ohm. Sedangkan untuk kondisi koil panas adalah 10,7 – 17,1 kilo ohm. Jika tahanan lilitan sekunder tidak berada dalam kisaran tersebut, maka koil harus diganti.

Pemeriksaan Koil Mobil


5. Periksa tahanan resistor. Setel kembali multitester pada x1 ohm. Ukur dengan multitester dengan cara menghubungkan kabel – kabel multitester ke terminal B dan terminal (+). Tahanan resistor pada koil dingin adalah 0,8 – 1,3 kilo ohm. Sedangkan pada kondisi panas 1,05 – 1,52 kilo ohm. Jika tahanan resistor tidak sesuai, maka koil harus diganti.


Pemeriksaan Koil Mobil

 
Dikatakan bahwa koil akan baik jika seluruh cek berada di atas dengan baik. Jika elemen kontrol rusak atau dinyatakan parah, koil harus diganti. Kumparan yang rusak dalam arti tidak memenuhi kondisi penahanan awal di atas, pasokan tegangan yang diangkat oleh koil tidak menjadi optimal. Akibatnya, pengiriman percikan yang dihasilkan menjadi kecil. Dampak pada mesin dirasakan dengan mengurangi kekuatan mesin, yang menyebabkan luka bakar yang tidak sempurna dan semua pasokan bensin ke dalam ruang pembakaran.


That's the article Cara Memeriksa Koil Mobil Bekas

That's it for the article Cara Memeriksa Koil Mobil Bekas this time, hopefully can be useful for all of you. well, see you in another article post.

You are now reading the articleCara Memeriksa Koil Mobil Bekas with link address https://www.daihatsucirebon.net/2021/10/cara-memeriksa-koil-mobil-bekas.html
Share
barbar
Cara Memeriksa Koil Mobil Bekas

Cara Memeriksa Koil Mobil Bekas

Blog
Cara Memeriksa Koil Mobil Bekas Koil merupakan komponen system pengapian yang bekerja buat menaikkan tegangan listrik dari aki, supaya tegangan listri
Jumlah
Shipping Region
Jumlah Barang
Lokasi Penjual
Shipping to
Harga kirim
Share

WhatsApp Form ×

Cara Memeriksa Koil Mobil Bekas

Cara Memeriksa Koil Mobil Bekas

Harga :
Ongkos Kirim :




Bayar di Aplikasi

Bayar di Aplikasi OVO & DANA!

Klik tombol Lihat kode QR.
Scan kodenya untuk bayar di app.
Send

Read more

Spesifikasi

Kategori
ID Produk 6143839601925949766

Deskripsi

Cara Memeriksa Koil Mobil Bekas



daihatsucirebon.net - Koil merupakan komponen system pengapian yang bekerja buat menaikkan tegangan listrik dari aki, supaya tegangan listrik jadi besar buat dialirkan ke busi. 


Penaikkan tegangan dari 12 volt jadi 18. 000 volt ini dicoba dengan prinsip induksi. Di mana ada 2 kumparan kawat, ialah lilitan primer serta lilitan sekunder dalam 1 wadah koil. Pada rangkaian tertentu dilengkapi dengan resistor yang dipasangkan di dalam unit koil tersebut, tetapi terdapat pula yang resistornya terpisah dari koil serta dipasangkan di luar koil. 


Buat koil yang memakai resistor di dalam koil, hingga terminalnya terdiri dari 3 kaki halte. Yang masing berkode‘+’( positif),‘-‘( negative), serta‘ B’( Baterai). Pada contoh pengecekan koil kali ini merupakan memakai koil berkaki halte 3 yang maksudnya resistor jadi 1 wadah di dalam koil. Buat pengecekan koil di dasar ini tertuju pada pengecekan koil yang digunakan pada mobil. Buat pengecekan koil sepeda motor hendak dibahas di lain peluang.

Langkah pengecekan koil:


1. Lepas kabel tegangan besar dari koil

2. Cek tahanan primer koil ataupun lilitan primer. Setel multitester ke posisi Ohm dengan dimensi x 1 ohm. Kemudian pasangkan kabel– kabel multi tester ke kutun (+) serta kutub negatir(-)

3. Tahanan koil primer( lilitan primer) dikala keadaan koil dingin: 1, 35– 2, 09 ohm. Sebaliknya dikala koil keadaan panas: 1, 71– 2, 46 ohm. Bila tahanan melebihi ataupun kurang dari syarat dimensi di atas, hingga lilitan primer tidak baik. Buat perbaikannya adalah beli coil baru. 
 
Pemeriksaan Koil Mobil

4. Periksa lilitan sekunder. Setel terlebih dahulu multitester ke x1 kilo ohm. Hubungkan kabel – kabel multitester ke terminal B dan terminal tegangan tinggi. Tahanan lilitan sekunder untuk kondisi dingin harus berkisar: 8,5 – 14,5 kilo ohm. Sedangkan untuk kondisi koil panas adalah 10,7 – 17,1 kilo ohm. Jika tahanan lilitan sekunder tidak berada dalam kisaran tersebut, maka koil harus diganti.

Pemeriksaan Koil Mobil


5. Periksa tahanan resistor. Setel kembali multitester pada x1 ohm. Ukur dengan multitester dengan cara menghubungkan kabel – kabel multitester ke terminal B dan terminal (+). Tahanan resistor pada koil dingin adalah 0,8 – 1,3 kilo ohm. Sedangkan pada kondisi panas 1,05 – 1,52 kilo ohm. Jika tahanan resistor tidak sesuai, maka koil harus diganti.


Pemeriksaan Koil Mobil

 
Dikatakan bahwa koil akan baik jika seluruh cek berada di atas dengan baik. Jika elemen kontrol rusak atau dinyatakan parah, koil harus diganti. Kumparan yang rusak dalam arti tidak memenuhi kondisi penahanan awal di atas, pasokan tegangan yang diangkat oleh koil tidak menjadi optimal. Akibatnya, pengiriman percikan yang dihasilkan menjadi kecil. Dampak pada mesin dirasakan dengan mengurangi kekuatan mesin, yang menyebabkan luka bakar yang tidak sempurna dan semua pasokan bensin ke dalam ruang pembakaran.
Read more Sembunyikan

Barang Terkait

barbar