Pengecekan Distributor Pada Mobil Bekas

Pengecekan Distributor Pada Mobil Bekas - Hello Bro and Sis Insurance and Tax Quality Used Car Digital Showroom, In the article you are reading this time with the title Pengecekan Distributor Pada Mobil Bekas, We have prepared this article well for you to read and take information in it. hopefully the contents of the post Article Blog, Article Sistem Pengapian, what we write you can understand. Alright, happy reading.

Title : Pengecekan Distributor Pada Mobil Bekas
link : Pengecekan Distributor Pada Mobil Bekas

Read also


Pengecekan Distributor Pada Mobil Bekas





Distributor pergunakan untuk sistem pengapian yang konvensional. Distributor ini berfungsi untuk menyalurkan listrik ke busi kendaraan. Pada distributorlah adanya platina, yang berfungsi sebagai pemutus dan penyambung arus listrik yang berassal dari dari koil menuju massa. Disebabkan platina itulah sehingga terjadinya induksi atau juga disebut penaikkan tegangan pada koil. Fungsi distributor adalah sungguh vital pada sistem pengapian, oleh karena itu diperlukan pemeriksaan atau pengecekan terhadap komponen yang 1 ini, oleh karena itu kerja pengapian pada busi bisa berjalan secara baik. Untuk proses pengecekan distributor diperlukan perlengkapan yang disebut fuller gauge dan alat penyedot atau vacum. Alat inilah yang nanti digunakan untuk mengecek dari kondisi distributor.

Pengecekan Distributor:

  1. Yaitu lepas pada tutup bagian distributor dan juga bagian kabel yang bertegangan tinggi.
  2. Lalu ukur bagian celah diantara cam dan rubbing block menggunakan fuller gauge. Apabila celah berukuran 0,4 – 0,5 mm berarti celah tersebut dalam kondisi baik. Tetapi bila ukurannya kurang bahkan lebih dari ukuran celah di atas, maka disarankan untuk melakukan penyetelan.

     Pemeriksaan distributor




  3. Setelah itu ukur celah rongga antara cam dengan pegas peredam. Celah rongga antara cam dengan pegas redam untuk ukuran normal harus kisaran 0,05 – 0,45 mm. Apabila hasil dari pengukuran dengan fuller gauge telah menunjukkan melebihi bahkan kurang dari ketentuan, maka harus dilakukan penyetelan.Pemeriksaan distributor
  4. Kemudian pemeriksaan pada vakum advancer. Pertama lepas selang pada vakum advancer yang menuju ke mesin. Setelah itu pasangkan alat vakum menuju saluran A / B pada bagian vakum advancer tersebut. Apabila vakum advancer itu bergerak petanda vakum advancer masih bagus. Tetapi apabila tidak bergerak, berarti vakum advancer itu sudah dalam kondisi rusak dan wajib diganti.Pemeriksaan distributor
  5. Selanjutnya periksa governor advancer. Pengecekan ini cukup dengan menggunakan tangan saja, yaitu cukup memutar rotor ke kiri atau ke kanan, tapi igat jangan untuk dipaksa. Apabila rotor sudah digerakkan kekiri/kekanan, dan dapat menuju  pada posisi semula, berarti governor advancer dalam kondisi baik. Tetapi apabila tidak dapat digerakkan atau tidak dapat kembali setelah rotor tersebut diputar, berarti kondisi governor advancer sudah harus digani alias rusak.Pemeriksaan distributor
  6. Dan yang terakhir adalah pengecekan rotor terhadap porosnya. Pastikan posisi antara rotor dan porosnya terpasang dengan kencang dan pressisi atau tidak goyang. Apabila goyang, berarti rotor rusak dan harus diganti.

Pengecekan dari distributor ini akan mempengaruhi pada sudut dwell dari pengapian. Selain itu juga pada timing pengapian bisa berlangsung secara tepat. Pemajuan pengapian pada distributor ini dilakukan berdasarkan dari kevakuman mesin dan juga kecepatan pada putaran mesin. Untuk pembacaan kevakuman pada mesin maka di distributor terdapat sebuah komponen yang bernama vakum advancer. Dan untuk memajukan pengapian berdasarkan pada kecepatan mesin, maka di distributor terdapat komponen governor advancer. Sedangkan untuk penyetelan pada celah di platina dan rubbing block tersebut dapat mempengaruhi sudut dwell. Sudut dwell ini yang menentukan berapa lama waktu untuk pembukaan platina. Sehingga secara keseluruhan untuk penyetelan distributor ini dengan cara yang tepat dapat mempengaruhi dari kelangasaman pada putaran mesin dan juga akselerasi dari mesin saat pedal gas diinjak. 


That's the article Pengecekan Distributor Pada Mobil Bekas

That's it for the article Pengecekan Distributor Pada Mobil Bekas this time, hopefully can be useful for all of you. well, see you in another article post.

You are now reading the articlePengecekan Distributor Pada Mobil Bekas with link address https://www.daihatsucirebon.net/2013/12/pemeriksaan-distributor-di-mobil.html
Share
barbar
Pengecekan Distributor Pada Mobil Bekas

Pengecekan Distributor Pada Mobil Bekas

Blog
Distributor pergunakan untuk sistem pengapian yang konvensional. Distributor ini berfungsi untuk menyalurkan listrik ke busi kendaraan. Pada distribut
Jumlah
Shipping Region
Jumlah Barang
Lokasi Penjual
Shipping to
Harga kirim
Share

WhatsApp Form ×

Pengecekan Distributor Pada Mobil Bekas

Pengecekan Distributor Pada Mobil Bekas

Harga :
Ongkos Kirim :




Bayar di Aplikasi

Bayar di Aplikasi OVO & DANA!

Klik tombol Lihat kode QR.
Scan kodenya untuk bayar di app.
Send

Read more

Spesifikasi

Kategori
ID Produk 8945291697870732534

Deskripsi





Distributor pergunakan untuk sistem pengapian yang konvensional. Distributor ini berfungsi untuk menyalurkan listrik ke busi kendaraan. Pada distributorlah adanya platina, yang berfungsi sebagai pemutus dan penyambung arus listrik yang berassal dari dari koil menuju massa. Disebabkan platina itulah sehingga terjadinya induksi atau juga disebut penaikkan tegangan pada koil. Fungsi distributor adalah sungguh vital pada sistem pengapian, oleh karena itu diperlukan pemeriksaan atau pengecekan terhadap komponen yang 1 ini, oleh karena itu kerja pengapian pada busi bisa berjalan secara baik. Untuk proses pengecekan distributor diperlukan perlengkapan yang disebut fuller gauge dan alat penyedot atau vacum. Alat inilah yang nanti digunakan untuk mengecek dari kondisi distributor.

Pengecekan Distributor:

  1. Yaitu lepas pada tutup bagian distributor dan juga bagian kabel yang bertegangan tinggi.
  2. Lalu ukur bagian celah diantara cam dan rubbing block menggunakan fuller gauge. Apabila celah berukuran 0,4 – 0,5 mm berarti celah tersebut dalam kondisi baik. Tetapi bila ukurannya kurang bahkan lebih dari ukuran celah di atas, maka disarankan untuk melakukan penyetelan.

     Pemeriksaan distributor




  3. Setelah itu ukur celah rongga antara cam dengan pegas peredam. Celah rongga antara cam dengan pegas redam untuk ukuran normal harus kisaran 0,05 – 0,45 mm. Apabila hasil dari pengukuran dengan fuller gauge telah menunjukkan melebihi bahkan kurang dari ketentuan, maka harus dilakukan penyetelan.Pemeriksaan distributor
  4. Kemudian pemeriksaan pada vakum advancer. Pertama lepas selang pada vakum advancer yang menuju ke mesin. Setelah itu pasangkan alat vakum menuju saluran A / B pada bagian vakum advancer tersebut. Apabila vakum advancer itu bergerak petanda vakum advancer masih bagus. Tetapi apabila tidak bergerak, berarti vakum advancer itu sudah dalam kondisi rusak dan wajib diganti.Pemeriksaan distributor
  5. Selanjutnya periksa governor advancer. Pengecekan ini cukup dengan menggunakan tangan saja, yaitu cukup memutar rotor ke kiri atau ke kanan, tapi igat jangan untuk dipaksa. Apabila rotor sudah digerakkan kekiri/kekanan, dan dapat menuju  pada posisi semula, berarti governor advancer dalam kondisi baik. Tetapi apabila tidak dapat digerakkan atau tidak dapat kembali setelah rotor tersebut diputar, berarti kondisi governor advancer sudah harus digani alias rusak.Pemeriksaan distributor
  6. Dan yang terakhir adalah pengecekan rotor terhadap porosnya. Pastikan posisi antara rotor dan porosnya terpasang dengan kencang dan pressisi atau tidak goyang. Apabila goyang, berarti rotor rusak dan harus diganti.

Pengecekan dari distributor ini akan mempengaruhi pada sudut dwell dari pengapian. Selain itu juga pada timing pengapian bisa berlangsung secara tepat. Pemajuan pengapian pada distributor ini dilakukan berdasarkan dari kevakuman mesin dan juga kecepatan pada putaran mesin. Untuk pembacaan kevakuman pada mesin maka di distributor terdapat sebuah komponen yang bernama vakum advancer. Dan untuk memajukan pengapian berdasarkan pada kecepatan mesin, maka di distributor terdapat komponen governor advancer. Sedangkan untuk penyetelan pada celah di platina dan rubbing block tersebut dapat mempengaruhi sudut dwell. Sudut dwell ini yang menentukan berapa lama waktu untuk pembukaan platina. Sehingga secara keseluruhan untuk penyetelan distributor ini dengan cara yang tepat dapat mempengaruhi dari kelangasaman pada putaran mesin dan juga akselerasi dari mesin saat pedal gas diinjak. 
Read more Sembunyikan

Barang Terkait

barbar